Home Blog Page 14

Bermimpi pergi dan menikah dengan dewi dari surga, lalu kembali ke bumi

0

Ditulis pada 25 Juli 2017, Jakarta

Oleh Cattamalo

* Konsultan investasi; pendidikan S2 Finance; Dhammaduta; Usia 57 th, beristeri dan punya 4 orang putri dan 3 cucu, tinggal di Jakarta
1. Saya Buddhis sejak usia 10-11 tahun.
2. Pada sekitar subuh hari Minggu, 23 Juli 2017 saya bermimpi yang menakjubkan.
3. Mimpi itu dimulai dengan saya sedang naik mobil dalam perjalanan kembali ke Jakarta dari luar kota. Saya menelusuri jalan besar dan lebar tetapi tidak dari aspal atau beton melainkan seperti tanah merah tua kehitamam-hitaman yang keras. Tidak ada banyak mobil. Seperti tempat kuno.
4. Lalu saya sampai di sebuah perempatan dan saya menjadi bingung: apakah harus lurus atau belok kiri?
5. Saya memutuskan berhenti untuk bertanya.
6. Saya memasukkan mobil saya ke halaman depan yang luas di depan sebuah sebuah rumah besar tapi terlihat tua.
7. Saya turun dan melangkah memasuki rumah itu.
8. Saya melihat ada beberapa orang Tionghoa di dalamnya.
9. Saya melihat seorang anak muda Tionghoa, berusia sekitar 20 tahun, bertubuh gempal, tingginya sedang saja, sedang memotong ayam dengan menggorok leher ayam itu terlebih dahulu, kemudian membacok kaki-kakinya hingga putus. Saya menjadi prihatin karena itu melanggar ajaran Buddha.
10. Saya mendekatinya dan berjongkok untuk mencoba menasihatinya dengan ajaran Buddha.
11. Persis sebelum saya mengucapkan perkataan kepada anak muda itu, dari sebelah kanan saya, tiba-tiba saya mendengar suara yang sangat lembut dan sopan,” Papa (atau Koko, kurang jelas), mari kita kembali ke surga untuk menikah.”
12. Saya langsung menengok ke kanan dan melihat seorang dewi (ya dewi dari surga!!!) berdiri di angkasa tidak jauh dari saya. Wajahnya putih bersih, agak bulat, rambut digelung ke atas, berpakaian lengan panjang, latar belakang merah cerah, dengan bunga-bunga warna hijau, biru dll, bercelana panjang dengan warna dan bunga yang sama. Tubuhnya terlihat tinggi, terlihat menawan, tidak langsing, lengannya agak panjang.
13. Hari kelihatannya menjelang sore.
14. Lalu, saya berdiri dan mendekatinya sehingga wajahnya semakin jelas terlihat dan saya menjadi berada cukup jauh dari anak muda Tionghoa itu.
15. Saya bertanya dengan ramah,”Siapakah kamu? Mengapa mengajak saya ke surga dan menikah dengan kamu?”
16. Dia menjawab dengan ramah, lembut dan merdu,” Saya adalah isteri Koko di surga. Saya datang untuk menjemput Koko.“
17. Saya yang biasanya cukup kritis dan keras berubah karena kesopanan dan kelembutannya sehingga saya memutuskan menerima tawarannya, terutama untuk membalas sikapnya itu. Saya tidak langsung jatuh cinta. Catatan: (i) Saya tidak pernah berpikir untuk lahir kembali di surga mana pun karenan tujuan akhir Buddhis adalah Nibbana; (ii) Seumpama ada sosok dewa mengajak tukar tempat: saya menjadi dia dan dia menjadi saya, akan saya tolak; (iii) Kondisi saya dua minggu sebelum mimpi ini: tekanan darah normal 120/80, kolesterol, gula darah normal dll; sering nonton video YouTube ttg kehidupan binatang di Amazon dan Afrika; kemajuan teknologi, komputer dan satelit China; anak bungsu saya baru saja lulus ujian S1-nya; (iv) sehari sebelum mimpi sampai sore sebelum mimpi: ngobrol dua jam dengan tetangga, pergi ke mall, beli buku dll, dengarin lagu-lagu jadul Mandarin dll;
18. Lalu, saya bertanya lagi,” Sesudah menikah di sana, apakah saya bisa kembali ke bumi manusia?”
19. Dia tersenyum manis sekali dan menjawab dengan cara sama,” Ya, bisa, besok harinya.”
20. Saya langsung ingat bahwa satu hari di Surga Catummaharajika saja sama dengan 50 tahun di alam manusia. Satu hari di Tavatimsa sama dengan 100 tahun di alam manusia.
21. Lalu saya bertanya lagi, juga dengan ramah,” Dari surga manakah kamu ini? Kalau dari Surga Catummaharajika, 1 hari di sana saja sama dengan 50 tahun di sini. Kalau dari Surga Tavatimsa, 1 hari di sana sama dengan 100 tahun di sini. Apakah kamu dari Tavatimsa?”
22. Dia tidak menjawab melainkan tersenyum manis lagi.
23. Saya memperhatikan pakaiannya, tampilannya dan keanggunannya. Saya menduga dia dari Tavatimsa. Mengapa? Menurut pengetahuan saya, penghuni surga Tavatimsa masih memiliki nafsu indrawi yang cukup besar. Karena itulah dia mengajak saya menikah.
24. Lalu, saya berkata,” Kamu mungkin dari Tavatimsa. Jika saya menikahi kamu di sana dan kemudian kembali ke bumi manusia esok harinya, itu berarti saya akan sudah 100 tahun meninggalkan bumi manusia dan semua anak serta cucu saya pun akan sudah meninggal dunia. Wah, itu terlalu lama.”
25. Kemudian saya berkata lagi kepadanya,” Saya ingin mengajarkan Dhamma kepada anak muda itu, juga kepada abangnya dan ribuan orang lain.”
26. Dia membalas,” Kami semua tahu Koko memang sangat bersemangat mengajarkan Dhamma. Tetapi, sekarang ini hanya sedikit orang yang mau mendengarkan Dhamma yang baik itu. Sebagian besar manusia bernafsu untuk kaya, ambisus, terkenal, bersaingan dll. Jadi, percuma saja mengajarkan mereka dengan bersemangat. Juga, Koko sudah terlalu lama meninggalkan rumah/alam kita. Koko juga sudah tua di sini. Waktu Koko sudah habis. Di rumah kita di sana, ada banyak orang sedang menunggu Koko pulang. Mereka kangen dengan Koko. Koko Juga bisa mengajar Dhamma di sana.”
27. Saya kaget dan bertanya,” Loh saya kan baru berumur 57 tahun?”
28. Dia menjawab dengan lembut,” Ya tetapi sudah cukup dan waktu Koko sudah habis. Harus pulang sekarang juga.”
29. Karena didesak, lalu saya bertanya,” Bisakah saya ikut kamu dan menikah di sana tetapi kembali ke sini beberapa jam kemudian untuk mengajarkan Dhamma kepada anak muda itu dan abangnya?”
30. Dia menjawab dengan lembut sambil tersenyum manis,. “Ya, bisa.”
31. Catatan: (i) Selama pembicaraan, dia tetap melayang di atas bumi, tetapi tidak jauh dari saya, mungkin 1,5 meter saja; (ii) Biji matanya terlihat jelas, sepertinya hijau tua, (iii) Matanya tidak berkedip-kedip. Karena itu, saya yakin dia adalah dewi dari surga.
32. Saya setuju dan lalu terbang bersama dia.
33. Saya berasa bisa terbang sendiri Karena saya tidak merasa tangan saya dipegang oleh dia.
34. Dia terbang di kanan saya.
35. Lalu, saya memandang ke langit yang putih.
36. Tiba-tiba saya, dengan penuh kesadaran, melihat hanya kegelapan selama beberapa saat.
37. Tidak lama kemudian, saya terbang di angkasa di atas bumi. Saya melihat hutan/pepohonan di bawah dan juga hamparan tanah merah tua yang terbuka, bersama dia. Dia ada di sisi kiri saya.
38. Saya menengok kepadanya dan berkata,” Wah sepertinya kita sudah meninggalkan bumi manusia antara 23-25 tahun lamanya. Mungkin kedua orang kakak-beradik itu sudah tidak di rumah itu sekarang.”
39. Ketika saya baru memulai perkataan itu, dia terbang maju ke arah kiri saya, membalik badannya ke arah saya dan memandang saya.
40. Lalu, dengan lembut dan ramah dia berkata,” Jangan khawatir, Koko. Mereka masih ada di sana ataupun tidak, masalah kecil.”
41. Saya takjub sekali dengan keramahan dan kelembutan suaranya.
42. Saya melihat pakaian saya telah berubah sebagai berikut:
– Berwarna putih, terlihat tebal, lengan panjang dan menggantung, sekitar 15 cm ke bawah lengan, halus dan ada garis-garis lebar dan pendek berwarna kuning emas;
– Celana panjang dan lebar, tebal, halus dan juga ada garis-garis lebar berwarna kuning emas;
43. Fisik:
– Saya merasa badan saya segar sekali
44. Saya melirik ke arahnya dan saya langsung merasa bahwa dia sudah isteri saya.
45. Lalu, saya terjaga dan bangun dari mimpi.
46. Saya langsung merasakan dada kiri saya lega dan nyaman sekali.
47. Perkataannya yang halus dan ramah masih terngiang-ngiang di kuping saya.
48. Esok malamnya saya ceritakan mimpi ini kepada semua anak dan mantu saya, kemudian isteri saya.
50. Atas permintaan sejumlah murid senior saya di bidang terjemahan dan sejumlah teman senior saya di berbagai organisasi, saya menulis dan menyebarkannya untuk kebaikan dan kebahagiaan banyak orang yang dapat memahaminya.
Kesimpulan:
1. Perkataan yang lembut dan sopan serta kejujuran bisa menjatuhkan hati orang yang keras sekali pun.
2. Etikanya yang tinggi selama berbicara dan terbang dengan saya boleh ditiru.
3. Kemungkinan besar sebentar lagi saya akan menjadi bhikkhu.
4. Perkataannya bahwa saat ini sulit bagi manusia untuk mendengarkan ajaran yang baik karena penuh ambisi, nafsu duniawi, bersaingan, sombong dll membuat saya keluar air mata ketika terjaga.
5. Alam bahagia adalah kenyataan dan menunggu kehadiran orang-orang yang bajik. Karena itu, hentikan semua kejahatan dan segera berbuat kebajikan menurut ajaran semua Buddha.

Demikianlah kisah mimpi saya. Semoga bermanfaat.


Salam,
Cattamalo

Berapa susah sih untuk menjadi Penerjemah Tersumpah?

0

Susah jika tidak siap, yaitu belum:

  • belajar grammar bahasa Inggris sd tingkat very advanced, bagi yang berminat menjadi Penerjemah Tersumpah Indonesia<>Inggris;
  • berpengalaman menerjemahkan dan menjadi juru bahasa Indonesia><Inggeris untuk 7 macam dokumen dan situasi selama 5-10 tahun: (i) aneka ragam kontrak, perjanjian, MoU, akta pendirian perusahaan, akta perubahannya dan akta notaris lainnya, (ii) dokumen pribadi (ijasah, rapot, akta lahir dsb), (iii) naskah akademis, (iv) laporan penelitian; (v) artikel koran, atau majalah yang bersifat menyelidiki, mengkritik, (vi) pidato pejabat, dan (vii) kuesioner (silakan pelajari: Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 23 tahun 2021 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia:https://jdih.kemnaker.go.id/katalog-2037-Peraturan%20Menteri.html;
  • bekerja selama 5-10 tahun dengan penerjemah senior dan/atau lawyer dari AS, Inggris, Australia, Kanada dan/atau Selandia Baru;
  • rajin membaca tulisan dan bertanya kepada para penerjemah profesional tentang peristilahan hukum, keuangan dll;
  • cukup membaca naskah-naskah hukum Inggris, AS dsb, misalnya undang-undang, gugatan, permohonan, putusan pengadilan, jurnal-jurnal hukum Inggris, AS, internasional dll.
  • tuntas pelajari kamus-kamus hukum, misalnya Black’s Law Dictionary;
  • menjadi anggota Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI), yang penting untuk ikut banyak sekali webinar tentang ilmu penerjemahan, peluang usaha dan praktik penerjemahan dan juru bahasa, berjejaring dengan ribuan penerjemah dan juru bahasa, https://hpi.or.id;
  • ikuti berbagai macam pelatihan dan workshop penerjemahan hukum oleh pihak-pihak lain;
  • dll.
  • Semi-workshop Nasional 2022: Praktik Penerjemahan Hukum dan Juru Bahasa Konferensi: Persoalan dan Solusinya
  • Persentase kelulusan Ujian Kualifikasi Penerjemah (UKP)
  • Pada UKP April 1996, yang saya ikuti dan diselenggarakan oleh pemerintah DKI Jakarta dan Fakultas Sastra Universitas Indonesia (pada waktu itu), seingat saya, hanya tujuh orang yang lulus, yang mencakup saya, di antara sekitar 200-an orang peserta dari berbagai daerah di Indonesia, untuk pasangan bahasa Indonesia-Inggris dan sebaliknya. Selanjutnya, kami diangkat pada Januari 1997 dan disumpah oleh Gubernur DKI Jakarta pada Maret 1997 sebagai Penerjemah Tersumpah.
  • UKP Saat ini
  • Sekarang, setiap calon Penerjemah Tersumpah wajib lulus UKP untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi Penerjemah Tersumpah, terbitan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Lembaga Sertifikasi Profesi, yang selanjutnya akan menjalani proses pendaftaran, pengangkatan dan penyumpahan sebagai Penerjemah Tersumpah oleh Menteri Hukum dan HAM (MenhumHAM). UKP pertama oleh LSP adalah yang diselenggarakan oleh LSP UI pada Desember 2021 (lihat flyer di bawah ini). Kemudian, para lulusan UKP pertama itu diangkat sebagai Penerjemah Tersumpah oleh MenhumHAM dan disumpah oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) pada 5 Oktober 2021.
  • Saya dan teman-teman sesama penerjemah tersumpah yang telah disumpah oleh Gubernur di atas sd tahun 2010 juga telah diangkat dan disumpah secara yang sama setelah lulus uji kompetensi, melalui portfofolio, interview dll, lalu mendapatkan sertifikat kompetensi yang sama dengan yang didapatkan oleh UKP pertama oleh LSP UI itu.
  • Tentang persentase kelulusan peserta UKP itu dan UKP-UKP selanjutnya, silakan hubungi LSP UI di nomor telepon yang tertera di flyer di bawah ini, atau kunjungi: https://ui.lspbnsp.id
  • Apa saja wewenang Penerjemah Tersumpah secara hukum?
  • 1. Menerjemahkan dokumen, terutama hukum, misalnya akta notaris, perjanjian, dokuken pribadi, misalnya ijasah, rapor, sertifikat, KTP, KK, KTP, plus dokumen lain untuk keperluan hukum, imigrasi, domisili, membuka cabang atau usaha, masuk sekolah dan kuliah di LN dll, lalu membubuhkan stempelnya sebagai keabsahan hasil tejemahannya.
  • 2. Mendaftarkan dirinya di Kedutaan-Kedutaan Besar Asutralia, AS, Inggris dll sebagai pemebri jasa terjemahan tersumpah (sworn translation).
  • 3. Menjadi juru bahasa tersumpah (sworn interpreter) di konferensi nasional maupun internasional, perundingan bisnis dan politik, pengadilan, kantor polisi, kantor imigrasi dll sesuai permintaan klien.
  • 4. Dll.
  • Semoga bermanfaat.
  • Info lebih lanjut: https://www.tjansietek.com; https://tjansietek.com/test;
  • email: tst228@yahoo.com; WA: 62813 8667 6868.
  • Artikel terkait:https://tjansietek.com/prasyarat-dan-ciri-ciri-penerjemah-profesional-indonesia-inggeris1/
  • Artikel terkait 2:https://tjansietek.com/peran-penting-penerjemah-dan-juru-bahasa-profesional/
Ujian Sertifikasi Kompetensi Penerjemah Tersumpah 2021, atau Ujian Kualifikasi Penerjemah (UKP) untuk tahun 2021

Pertama di Indonesia: Semi-workshop nasional Online: Praktik Penerjemahan Hukum & Juru Bahasa Konferensi

0

Simpanlah waktu dan tanggal penting ini: jam 14.00-17.00 WIB, 20 November 2022

Penyelenggara: Berkah Dewata Agri Group dan Kantor Penerjemah Tjan & Partners

Instruktur:

A.            Inanti Pinintakasih DIRAN, Ed. Master, State University of New York at Buffalo, New York, USA, 1991; Professional Conference Interpreter and Trainer of Interpreters for International Conferences; dosen interpreting 2014-sekarang; anggota Komite Kompetensi dan Sertifikasi (KKS) dan anggota senior Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI); dan

B.            Tjan Sie Tek, M.Sc., penerjemah umum sejak 1978 dan Penerjemah Tersumpah Indonesia-Inggris oleh Gubernur DKI Jakarta 1997- 4 Oktober 2022, Penerjemah Tersumpah Indonesia-Inggris oleh Menteri Hukum dan HAM sejak 5 Oktober 2022; terdaftar di Kedutaan Besar Amerika Serikat, Australia, Inggris Raya, Kanada, Selandia Baru, Singapura sejak 1997, dosen Bahasa Inggris 2014-2021, anggota senior HPI dll.

Pembicara:

A.            Indra Listyo, M.Hum., Ketua Umum HPI, Penerjemah Tersumpah Indonesia><Inggris oleh Gubernur DKI Jakarta sd 4 Oktober 2022, Penerjemah Tersumpah Indonesia>< Inggris oleh Menteri Hukum dan HAM sejak 5 Oktober 2022, Penerjemah bersertifikat NAATI (Australia) dll

B.            DR. Rahmi Setiawati, M.Si., Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Indonesia (LSP UI), LSP penguji para calon Penerjemah Tersumpah dll; pakar komunikasi antar-budaya dll

Investasi: Umum: Rp 350K; anggota HPI: Rp 250K; mahasiswi/-a: Rp 120K

Transfer ke: A/C 102-000-811877-7, a.n. PT Berkah Dewata Agri, Bank Mandiri

Tersedia e-Certificate bagi yang membutuhkannya.

WA Panitia: 0818 0741 5894

Untuk info lebih lanjut, CV ringkas pembicara dan instruktur, 10 tanya jawab umum, petunjuk pengisian formulir pendaftaran dll, silakan kunjungi: www.tjansietek.com

Formulir pendaftaran: https://bit.ly/Semi-workshopJKT1

Catatan: sebelum mengisi formulir, silakan baca petunjuknya di www.tjansietek.com

Terima kasih banyak untuk kerja samanya.

Kisah Nyata 2: Keteduhan

Oleh Dhamma Ratana, 5/8/2022

Foto di samping adalah salah satu pemandangan yang sering terjadi di depan kantor kami: rider ojek online yang sedang beristirahat atau sedang menunggu order, dua orang ibu duduk berdampingan di tempat yang sama; di hari lainnya, empat orang pria duduk dan ngobrol di tempat yang sama. Contoh lain: Ketika hari sedang hujan, para pengendara motor (antara lima sampai sepuluh orang) yang tidak mengenakan jas hujan sering berteduh di lobi kantor kami.

Selain mereka, hewan, misalnya kucing jalanan sering terlihat tidur nyenyak di tempat yang sama, seperti security guard tanpa gaji!!!

Mengapa mereka merasa nyaman di sana padahal mereka tahu benar bahwa kantor kami operasional dan saat-saat itu adalah jam kerja kantor kami dan sejumlah orang keluar masuk.

Survei membuktikan: mereka bilang lobi kami dan lingkungannya terasa nyaman dan teduh bagi mereka.

Informasi tentang posisi kantor kami:

  1. Di sebelah kiri ada bengkel sepeda motor AHASS dan di sebelah kanan ada restoran bakmi.
  2. Kedua-duanya punya tempat-tempat duduk di bagian luarnya yang jauh lebih luas dan terlihat lebih nyaman daripada lobi kantor kami.
  3. Khusus restoran tersebut, kami belum pernah melihat orang memakai tempat-tempat duduk yang nyaman tersebut.

Pertanyaan: Adakah hubungan antara ajaran Sang Buddha dan peristiwa-peristiwa di atas?

Silakan jawab pertanyaan di atas.(DR/TJ)

Kisah Nyata 1: Uang Rp 15k menjadikan 10 orang Happy

Oleh Dhamma Ratana, 4/8/2022

Apa benar uang Rp 15k menjadikan 10 orang happy? Yap, para pembaca tidak salah mendengar uang sebesar itu dapat menjadikan mereka happy. Salah satu buktinya: Kemarin seorang staf kami, bernama A, membeli 4 buah bakpao di toko. Di kantor ia membagikan bakpao-bakpao itu kepada 3 orang staf yang lain. Mereka happy karena mendapat bakpao gratis. Di toko itu , terdapat 3 orang staf: pelayan, kasir, dan manajer. Mereka happy karena bakpao mereka laris. Juga, pemilik pabrik bakpao, driver, asisten driver dan kokinya happy.

Kesimpulan: sedikit uang pun menjadikan banyak orang happy, apalagi ketika bisnis sedang agak lesu sekarang ini. Maka, berdanalah walaupun sedikit.(DR/TJ)

Program Latihan Samanera dan Atthasilani Ke-II

0

Mari memahami dan mempraktikkan ajaran Buddha dengan mengikuti Program Latihan Samanera dan Atthasilani ke-II sebagai jalan untuk memperbaiki “Kualitas Hidup” hingga membersihkan batin kita dari keserakahan , kebencian dan kekotoran batin.

Kami mengajak Bapak/ibu Saudara/I untuk mengikuti Program Latihan ini untuk menyambut Perayaan Hari Waisak 2022 yang akan diselenggarakan pada :

🗓️ Hari/Tanggal: 8 Mei 2022 s.d. 22 Mei 2022
📍 Lokasi : Vippasana Graha, JL. Kolonel Masturi No. 69, Sukajaya, Lembang , Kabupaten Bandung Barat , Jawa Barat

📍Nekkhama Forrest Meditation Centre, sodong Tangerang.

Dibimbing oleh Para Bhikkhu Sangha

Bagi anda yang ingin membantu program ini dapat menyalurkan Dana (SUKARELA) melalui:

Perkumpulan Sangha Theravada Dhammayut Indonesia (BCA)
Rek BCA NO: 194 2858 188
Cantumkan kode 09, Contoh : Rp.200,009,-

Untuk informasi lebih lanjut dan Pendaftaran dapat menghubungi:

  • Call Center STDI : 0822 7785 8188

Semoga berkat Jasa Kebajikan yang dilakukan ini dapat mengkondisikan para leluhur, Bapak/Ibu beserta seluruh keluarga selalu sehat, berbahagia dan senantiasa berada dalam lindungan Sang Triratna.

Mettacitena,
Sangha Theravada Dhammayut Indonesia

Vaksinasi oleh Wihara Toasebio, Glodok, Jakarta, untuk Cegah Penyakit karena Covid-19

0

Ini adalah kerja bareng Toasebio, Dinas Kesehatan Pemda DKI Jakarta & Walubi. Semoga bermanfaat

Do Buddhists kill others for being different?

0

No. However, the believers of many other faiths have killed each other or others for their differences. Buddhists have never done so, and will never do so on any future date. Universal love makes Buddhists different from many other people.

Why doesn’t it make a problem for Buddhists to look into the past?

0

For millions, it is a problem to look into their own past. It is otherwise Buddhists.

MEDITASI Terbukti Mengubah Arsitektur Otak dan Perilaku Kita

0

1.    Latihan konsentrasi pikiran (meditasi) dapat mengubah arsitektur otak dan perilaku seseorang.

2.    Kata Prof Richard Davidson, Universitas Wisconsin di Madison, AS,  “Pikiran dapat mengubah otak dan otak yang telah berubah dapat mengubah pikiran (https://www.nccih.nih.gov/news/events/change-your-brain-by-transforming-your-mind).

Silakan tonton videonya:

3.    Hasil latihan kesadaran penuh (mindfulness) yang menakjubkan

Sekitar 350 buah perusahaan multinasional (MNC) menerapkan latihan konsentrasi pikiran dan menikmati hasil yang mencengangkan:
Di AS dll, para eksekutif ratusan perusahaan besar (GE, FB, SAP, Aetna, Ford, Cochlear, General Mills dll)  dan para politisi AS di Capitol Hill, yaitu Komplek Gedung Kongres, yaitu gabungan DPR & Senat, Washington, D.C. yang berlatih mindfulness terbukti:

3.1 menjadi lebih peka secara positif terhadap perasaan orang lain;

3.2 mudah berempati, pemaaf dan tajam pikiran;

3.3 lebih mudah melakukan perencanaan dan membuat keputusan yang rumit walaupun dalam tekanan waktu dll.

3.4 (para eksekutif perusahaan) menjadi semakin welas asih kepada para kolega dan pegawai yang lain;

3.5 (Pemilik perusahaan) meningkatkan status hubungan mereka dari pegawai menjadi teman bahkan mitra.

Karena itu, sebagian besar berlatih mindfulness sebelum memulai rapat yang penting dan melelahkan.

Catatan: Mindfulness, atau sati dalam bahasa Pali, adalah satu di antara Lima Kekuatan (Pancabala) umat Buddha, yaitu keyakinan (saddha), viriya (energi, semangat), sati, samadhi (meditasi; pemusatan pikiran pada satu objek) dan kebijaksanaan (panna). Kita boleh menerapkan sati secara ekstrim, tetapi kita tidak boleh menerapkan empat kekuatan lainnya secara ekstrim. Contoh: (i) keyakinan umat Buddha pada ajaran Buddha secara ekstrim atau berlebihan akan menjadikan dirinya fanatis; keyakinan dikendalikan dengan kebijaksanaan; (ii) semangat yang ekstrim atau berlebihan akan menjadikan seseorang cemas; semangat dikendalikan dengan meditasi.

4.    Latihan mindfulness meningkatkan kegiatan di beberapa bagian prefrontal cortex(PFC)

Bagian tersebut adalah pusat dari banyak kegiatan berpikir tingkat tinggi kita – penilaian, pembuatan keputusan, perencanaan dan ketajaman pikiran kita.

5.    PFC juga merupakan salah satu tempat yang terlihat lebih aktif ketika kita berperilaku yang suka dengan masyarakat (pro-sosial) – yaitu hal-hal seperti welas asih, empati dan baik hati.

6.    Salah satu cara untuk mengukur fenomena itu adalah dengan meneliti ketebalan cortex (lapisan luar otak besar), karena itu disebut juga sebagai cerebral cortex. Cortex terdiri atas zat abu-abu (gray matter) yang terlipat-lipat dan cortex berperan penting dalam kesadaran kita.

Sumber gambar: Meditation: Can it change you?: https://curiositystream.com/video/1941.

7.    Cereblar cortex (lapisan luar otak besar, disingkat sebagai cortex) menjadi lebih tebal:
Pada sebuah penelitian tahun 2005, peneliti Universitas Harvard, Asisten Profesor Sara Lazar, Ph.D.,(https://scholar.harvard.edu/sara_lazar; dikutip di https://www.linkedin.com/pulse/how-i-use-mindfulness-stay-control-calm-amid-storm-anis-qizilbash), dkk memakai fMRI untuk mengukur perubahan-perubahan pada ketebalan cerebral cortex pada para praktisi mindfulness di Amerika yang telah berpengalaman di Insight Meditation. Lazar dkk menunjukkan bahwa di dalam otak para meditator jangka panjang, wilayah-wilayah cereblar cortex yang terkait dengan pengolahan masukan lewat panca indra lebih tebal.

8.    Pelambatan proses penuaan:
Hasil-hasil tersebut juga menyatakan bahwa meditasi yang teratur dapat melambatkan proses penipisan PFC yang terkait dengan usia yang biasanya tidak terhindarkan.

Contoh: Semakin tipis cortex seorang senior, kita bisa memperkirakan bahwa ia akan mengalami penurunan kecerdasan (Greater cortical thinning in normal older adults predicts later cognitive impairment: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25311277/).

9.    Kemampuan belajar, mengingat, pengaturan emosi dll bertambah kuat:
Dalam penelitian lain, para peneliti telah menunjukkan bahwa meditasi telah menambah zat abu-abu di wilayah-wilayah otak yang dipakai dalam proses belajar dan mengingat, pengaturan emosi, pengolahan pengacuan diri dan penerimaan perspektif.”

10. Hasil-hasil meditasi menunjukkan perubahan-perubahan yang terukur di wilayah-wilayah otak yang terkait dengan ingatan, sadar diri, stress dan empati.

11. Perlu latihan mindfulness hanya 2 bulan x 27 menit untuk tambah kuat ingatan dll:
Dalam penelitian itu, setelah penerapan latihan-latihan mindfulness selama rata-rata 27 menit per hari, para peserta (16 orang) melaporkan bahwa mereka merasakan penurunan stress. Otak mereka bahkan berbicara lebih keras daripada jawaban-jawaban mereka terhadap lembaran tanya-jawab. Gambar-gambar, yang diambil dengan fMRI, sebelum dan sesudah latihan di atas menunjukkan bahwa walaupun baru masa 2 bulan, kepadatan zat abu-abu telah bertambah di dalam hippocampus, yaitu salah satu pusat belajar, ingatan dan sadar diri.

12. Latihan mindfulness selama 2 minggu meningkatkan daya ingat dan kecerdasan.
Para peneliti psikologi di Universitas California di Santa Barbara mendapati bawah retret untuk latihan mindfulness selama 2 minggu telah membantu meningkatkan angka Graduate Record Examination (GRE) calon mahasiswa S2 dari 460 menjadi 520. (https://www.news.ucsb.edu/2013/013489/mindfulness-improves-reading-ability-working-memory-and-task-focus-say-uc-santa-barbara)

13. Latihan mindfulness mengubah struktur otak dan meningkatkan daya ingat:
Kata Michael Baeme, seorang direktur Program Mindfulness Universitas Pennsylvania,” Latihan mindfulness mengubah bagian struktur otak tempat beroperasinya kesadaran. Latihan mindfulness juga memperkuat fungsi kendali pelaksanaan otak dan meningkatkan daya ingat yang aktif.” (https://www.mindful.org/michael-baime-on-stress-management/; https://www.nytimes.com/2013/03/23/your-money/mindfulness-requires-practice-and-purpose.html)

Keterangan: Michael Beame duduk di tengah; Sumber: https://www.nytimes.com/2013/03/23/your-money/mindfulness-requires-practice-and-purpose.html

14. Meditasi menambah kesejahteraan dan mutu hidup kita:
Dengan berlatih meditasi, kita dapat memainkan salah satu peran aktif dalam mengubah otak dan dapat menambah kesejahteraan maupun mutu hidup kita,” kata Vritta Holzel, salah seorang rekan penelitian di Rumah Sakit Umum Massachusetts dan Universitas Giessen di Jerman yang mengerjakan penelitian itu. “Penelitian-penelitian lain di berbagai macam kelompok pasien telah menunjukkan bahwa meditasi dapat menghasilkan peningkatan-peningkatan yang besar dalam berbagai macam gejala dan sekarang kami sedang menyelidiki mekanisme-mekanisme yang mendasarinya di dalam otak yang mempermudah perubahan itu.(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3004979/)

15. Otak yang tidak dilatih konsentrasi bisa merugikan kita:
Otak kita yang elastis juga dapat bekerja dengan merugikan kita. Jika kita terlena dalam kecenderungan-kecenderungan kita yang paling rendah, yaitu bereaksi terhadap setiap perasaan negative dengan bersusah hati mengingat-ingat kesalahan di masa lampau atau merencanakan upaya-upaya untuk membalasnya, pola-pola itu bahkan lama-kelamaan akan menjadi semakin tertanam, sehingga menjebak kita dalam penjara mental buatan kita sendiri. Para ahli syaraf dapat melihat hal itu di catatan-catatan di fMRI (functional Magnetic Resonance Imaging; uji dengan menggunakan medan magnit dan denyutan energy gelombang radio untuk pembuatan gambar organ dan struktur tubuh untuk mengetahui fungsi-fungsinya).

16. Latihan meditasi mengubah arsitektur dan perilaku kita:
Pada orang-orang yang terus-menerus gelisah, bagian-bagian otak yang terkait dengan rasa takut, kemelekatan dan reaktif muncul begitu terganggu sedikit saja dan lambat untuk menjadi tenang. Tetapi, melalui mekanisme-mekanisme biologis yang sama, latihan mindfulness lama kelamaan akan mengubah otak kita dan juga perilaku kita.

17. Meditasi menjadikan Michael Jordan lebih focus di lapangan dan juga lebih ramah bagi teman-teman seregunya.

18. Salah satu bidang yang sangat menarik perhatian bagi para ahli syaraf yang juga meditator (contemplative neuroscientist) adalah amygdala, yaitu sebuah wilayah yang berbentuk buah almond (badam) di bagian tengah otak. Tampak amygdala memainkan salah satu peran yang terpenting dalam reaksi kita terhadap stress (ketegangan). Ketika kita mengalami keadaan yang penuh ketegangan, dua buah wilayah otak akan menjadi aktif — yaitu hippocampus dan amygdala. Hippocampus, wilayah yang mirip kuda laut di dekat bagian dasar otak, menerima informasi yang dimasukkan dari panca indra kita. Jika ia menentukan bahwa keadaan yang sedang berlangsung bersifat mengancam, hippocampus akan mengaktifkan amygdala. Ketika amygdala diaktifkan, tanggapan kita untuk melawan atau melarikan diri akan mulai, sehingga memompa kortisol dan hormon-hormon lain melalui system tubuh kita, yang meningkatkan tekanan darah kita dan menutupi kemampuan penilaian kita. Kita akan menjadi marah. Kita akan bereaksi secara agresif. Kita pasti akan memperburuk keadaan, tidak memperbaiknya. Para ahli syaraf dengan kasih sayang menyebut hal itu “pembajakan oleh amygdala.”

19. Ketika amygdala terus-menerus ditambah aktif, ia akan lebih mudah terbangkitkan, yaitu lebih sensitive terhadap gangguan berikutnya. Kegelisahan akan menjadi lingkaran yang jahat.    

20. Sedikit latihan mindfulness pun terbukti sebagai pertahanan yang tepat hasil terhadap pembajakan oleh amygdala.
Dalam suatu penelitian yang dijalankan dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, para peneliti menunjukkan bahwa meditasi telah mengurangi ukuran amygdala walaupun baru latihan selama 8 minggu, yaitu mindfulness telah menjadikan para praktisinya kurang mungkin untuk bereaksi berlebihan, sehingga kurang mungkin untuk membiarkan kemarahan mereka menguasai diri mereka.

21. Perubahan-perubahan seperti itu tahan lama.
Mindfulness tidak hanya mengubah otak selama meditasi. Manfaat-manfaatnya berlanjut sampai lama setelah mereka meninggalkan dudukan meditasi. Penelitian sama yang menunjukkan bahwa meditasi telah mengurangi ukuran amygdala juga menunjukkan bahwa kemampuan pengaturan emosi yang diperkuat oleh meditasi akan tahan jauh melebihi waktu yang telah dipakai untuk latihan duduk.

(CMT)